Mekanisasi Pertanian || Teknologi Penanaman
Mengakar.com - Teknologi penanaman adalah suatu alat mesin yang digunakan para petani untuk melakukan bercocok tanam. Kegiatan penanaman merupakan salah satu kegiatan mendasar dari kegiatan pertanian, karena tanpa adanya kegiatan penanaman maka tidak akan ada komoditas tanaman. Oleh sebab itu, kali ini Mengakar.com akan membahas " Teknologi Penanaman"
Penanaman didefinisikan adalah suatu usaha untuk menempatkan biji atau benih di dalam tanah pada kedalaman tertentu atau menyebarkan biji di atas permukaan tanah atau menanamkan tanaman di dalam tanah. Sehingga, penanaman dapat diartikan suatu kegiatan petani yang menempatkan biji atau benih ke dalam lahan yang telah diolah sedemikian rupa sebagai awal kegiatan bercocok tanam. Prinsip dasar dari mekanika penanaman yaitu Pembukaan alur atau lubang, Mekanisme Penjatuhan Benih, dan Penutupan alur atau lubang. Berdasarkan bahan penanamannya, maka dapat terbagi dua yaitu:
- Benih: Mesin tanam bagi benih berupa biji bijian atau umbi umbian
- Bibit : Mesin tanam bagi tanaman muda atau persemaian
JENIS ALAT PENANAMAN BERDASARKAN SUMBER TENAGA
1. Alat Tanam Tenaga Makhluk Hidup (Manusia/Hewan)
Alat mesin tanam ini memiliki kelebihan:
- Harga alat relatif murah
- Dapat dilaksanakan penanaman pada segala cuaca
- Tidak memutuhkan keterampilan khusus
- Kurang efesien dan kapasitas rendah - hasil penanaman tidak seragam
- Untuk luasan yang sama membutuhkan waktu penanaman lebih lama
2. Alat Tanam Tenaga Motor/Traktor
Kelebihan dari alat tanam traktor:
- Pelaksanaanya lebih efisien dan kapasitasnya tinggi
- Hasil penanaman lebih rata denga jarak dan lebar tanam yang seragam.
- Untuk lahan luas dapat dilakukan dengan waktu yang singkat
- Harga alat mahal
- Membutuhkan keterampilan tinggi
- Biaya perawatan tinggi
- Tidak bisa dilaksanakan pada lahan sempit
- Cuaca jelek (hujan) tidak dapat dilaksanakan pemanenan karena daya dukung tanah yang rendah.
ALAT MESIN TANAM BENIH
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Faktor perkecambahan dan pertumbuhan biji
- Kedalaman penanaman (benih perlu kelembaban yang tepat untuk tumbuh dan bibit perlu pemberat agar akarnya bisa menembus tanah)
- Tingkat pemadatan tanah sekitar biji
- Drainase ( benih tidak bisa tumbuh bila terendam air)
Prinsip kerja dari alat tanam benih
- Pembuka alur benih pada kedalaman yang sesuai
- Mengatur jarak
- Menempatkan benih dalam alur dengan pola yang sesuai dan baik .
- Menutup benih dan memadatkan tanah sekitarnya pada tingkat yang tepat / sesuai komoditas.
Alat Penanam Tenaga Manusia: TUGAL
Bagian-bagian Tugal: 
- Tungkai pegangan
- Tempat atau kotak benih
- Saluran benih
- Pengatur pengeluaran benih
Prinsip Kerja Tugal ini adalah Jika ujung tugal ditancapkan atau dimasukkan ke dalam tanah, maka tekanan ini akan menyebabkan terbukanya mekanisme pengatur pengeluaran benih sehingga dengan sendirinya benih-benih akan jatuh kedalam tanah.
Alat Penanam Semi Mekanis
Bagian-bagian pada alat tanam semi Mekanis:




- Tangkai Pendorong
- Roda Depan
- Kotak Benih
- Pengatur PengeluaranBenih
- Saluran Benih
- Pembuka Alur
- Penutup Alur
- Roda Belakang
- Batang Tarik
- Batang Pengendali
- Pembuka Alur
- Corong Benih
- Saluran Benih
Alat Penanam Tenaga Mesin: TRAKTOR
A. Alat Penanam Sistem Baris Lebar
Dirancang untuk menempatkan benih-benih dalam tanah dengan jarak baris tanam satu dengan yang lain cukup lebar, memungkinkan dilakukan penyiangan dan meningkatkan efisiensi pemanenan. Banyak digunakan untuk tanaman-tanaman seperti jagung, kapas, sorgum serta kacang-kacangan.
B. Alat Penanam Sistem Baris Sempit
Dirancang khusus untuk menanam benih-benih kecil atau rumput-rumputan dalam baris dan alur yang sempit serta, kedalaman yang seragam. Corong pemasukan bisa satu untuk benih saja atau terbagi dua untuk benih dan pupuk.
C. Alat Penanam Sistem Sebar
Alat Penanam Sistem Sebar Merupakan cara penanaman yang paling lama dan sederhana. Memerlukan adanya persiapan tanah karena harus disiapkan dengan pengolahan tanah yang menggunakan peralatan seperti garu piring. Tidak memerlukan penutupan. Penutupan kemudian dapat dilakukan dengan garu paku atau yang lainnya. Penanaman dilakukan dengan cara disebar di lahan misalnya pada kedelai, sawi, bayam dll.
Mesin Tanam Bibit Padi
Teknologi Penyemaian dan Penanaman Padi
Memiliki kelebihan sebagai berikut;
- Kuat dan ulet namun ringan
- Kapasitas menahan air dan nutrisi yang baik
- Bibit mudah dilepaskan satu sama lain
- Kemudahan pengangkutan ke lahan
- Kemudahan penempatan diatas
- Transport tidak merusak benih
- Memperpendek waktu pengisian ulang
- Fleksibel untuk dimasukkan ke penanam
- Kemudahan keluar dari lahan ke jalan
Mesin Tanam Hortikultur
Mesin Tanam Kentang
Menyediakan penanaman yang akurat: jarak benih, kedalaman penanaman, dan penutupan tanah dikendalikan secara hati-hati Chasis kuat maka akan memiliki kapasitas hopper besar (bisa mencapai 4 ton) denganwaktu pengisian lebih sedikit waktu penanaman banyak namun penanaman efisien. Serta, Stainless steel bagian belakang membentuk bedengan (optional) dapat disesuaikan untuk lebar dan bentuk yang berbeda-beda


Posting Komentar untuk "Mekanisasi Pertanian || Teknologi Penanaman"